Analisis GBP/USD Grafik 5M
Pasangan mata uang GBP/USD juga diperdagangkan lebih rendah pada hari Rabu. Alasannya sama seperti pada pasangan EUR/USD—memburuknya situasi geopolitik secara tajam akibat tindakan dan pernyataan pejabat Iran. Laporan inflasi AS tidak memberikan dampak pada nilai tukar dolar dan kemungkinan besar juga tidak akan berpengaruh meski angkanya cukup signifikan. Dengan demikian, meskipun sempat menembus garis Senkou Span B, pound Inggris kembali gagal memanfaatkan momentum kenaikan lokal tersebut.
Dari sudut pandang teknikal, kami telah menyesuaikan garis tren, yang sekarang ditarik melalui tiga titik ekstrem tertinggi terakhir. Akibatnya, selama garis ini belum ditembus, kecil kemungkinannya kita dapat mengharapkan penguatan pound Inggris. Bahkan jika garis tren berhasil ditembus, perlu diingat bahwa faktor geopolitik saat ini lebih dominan dibandingkan faktor fundamental, teknikal, maupun makroekonomi. Dengan demikian, penurunan mungkin kembali berlanjut kapan saja jika situasi di Timur Tengah kembali memburuk.
Pada timeframe 5 menit, pergerakan hari Rabu begitu tidak beraturan sehingga kami bahkan tidak menandai sinyal-sinyal trading. Harga bergerak naik turun sepanjang hari dengan reaksi yang sulit diprediksi. Tampaknya terdapat hambatan yang kuat baik di sisi atas maupun bawah untuk pound Inggris, dan bull serta bear saling tarik-menarik dengan sangat agresif. Semua garis dan level diabaikan sepanjang sesi.
Laporan COT
Laporan COT untuk pound Inggris menunjukkan bahwa sentimen di kalangan trader komersial sering berubah dalam beberapa tahun terakhir. Garis merah dan biru, yang mewakili posisi bersih trader komersial dan nonkomersial, sering saling bersilangan dan sebagian besar berada dekat dengan garis nol. Saat ini, garis-garis tersebut mulai menjauh satu sama lain, dengan trader nonkomersial masih mendominasi di sisi jual. Belakangan ini, spekulan secara aktif menambah posisi long, tetapi mereka belum berhasil beralih ke zona dominasi mereka sendiri.
Dolar terus melemah akibat kebijakan Donald Trump, sebagaimana terlihat pada time frame mingguan (ilustrasi di atas). Perang dagang akan terus berlanjut dalam satu atau lain bentuk untuk waktu yang lama, dan The Fed bagaimanapun juga akan menurunkan suku bunga dalam 12 bulan ke depan. Permintaan terhadap dolar akan secara bertahap menurun. Menurut laporan COT terbaru (per 3 Maret) untuk pound Inggris, kelompok "Nonkomersial" menutup 7.700 kontrak BELI dan membuka 7.900 kontrak JUAL. Dengan demikian, posisi bersih trader nonkomersial berkurang lagi sebanyak 15.600 kontrak selama sepekan.
Pada tahun 2025, pound telah naik dengan signifikan, tetapi perlu dipahami bahwa hanya ada satu alasan: kebijakan Trump. Setelah alasan ini dinetralisir, dolar mungkin mulai menguat. Namun, tidak ada yang tahu kapan hal itu akan terjadi.
Analisis GBP/USD Grafik 1 Jam
Pada timeframe per jam, pasangan GBP/USD sebenarnya sudah bisa beralih membentuk tren naik sejak lama, tetapi faktor geopolitik terus menekan pound sterling. Terlepas dari penurunan tajam pasangan ini pada Februari–Maret, kami masih menganggapnya sebagai sebuah koreksi. Timeframe harian dengan cukup jelas tetap mengindikasikan keberlanjutan tren naik. Sayangnya, geopolitik sangat sulit diprediksi dan dapat menutupi semua faktor lainnya.
Untuk 12 Maret, kami menyoroti level-level penting berikut: 1,3096–1,3115, 1,3201–1,3212, 1,3307, 1,3369–1,3377, 1,3437, 1,3533–1,3548, 1,3615, 1,3671–1,3681, 1,3751–1,3763. Garis Senkou Span B (1,3412) dan garis Kijun-sen (1,3382) juga dapat menjadi sumber sinyal. Disarankan untuk memindahkan order stop-loss ke level impas setelah harga bergerak 20 pip ke arah yang benar. Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan ketika menentukan sinyal trading.
Pada hari Kamis, Inggris dijadwalkan menggelar pidato Gubernur Bank of England Andrew Bailey, tetapi dalam kondisi saat ini sulit untuk menilai seberapa penting acara tersebut bagi pasar. Di Amerika Serikat, beberapa rilis data yang kurang penting akan dipublikasikan, yang kemungkinan besar akan diabaikan para trader.
Rekomendasi Trading:
Hari ini, trader dapat mempertimbangkan membuka posisi jual dengan target 1,3307 jika pasangan ini berkonsolidasi di bawah area 1,3369–1,3377. Posisi beli akan relevan dengan target area 1,3533–1,3548 jika garis Senkou Span B dan garis tren berhasil ditembus oleh pembeli.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
- Level harga support dan resistance – garis tebal merah, di sekitar area ini pergerakan dapat berakhir. Level ini bukan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis dari indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Garis-garis ini merepresentasikan level yang kuat.
- Level ekstrem – garis tipis merah yang sebelumnya menjadi titik pantulan harga. Level ini merupakan sumber sinyal trading.
- Garis kuning – garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
- Indikator 1 pada grafik COT – ukuran posisi bersih untuk setiap kategori trader.